Udara
dingin dan kesepian menemaniku malam ini. Cerita sedihku terbalut rapi dengan
kau di dalamnya. Malam lalu membiarkanku terpaku dalam lamunan. Namun sosokmu
yang tak lagi ada membuatku sadar bahwa setiap orang mempunyai kesempatan untuk
pergi.
Maafkan
aku yang merelakanmu begitu saja pergi. Karena itulah yang seharusnya
kulakulan. Kau kembali kepada-Nya tanpa mengucapkan perpisahan padaku. Dan kau
lepaskan genggamanku. Meski ku tahu bahwa pergi bukan yang kau pilih.
"Kini kita benar-benar tak lagi bersama. Dan bersama
kepergianmu, hatiku hilang."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar