Jumat, 10 Januari 2014

Kabut Gelap



            Lembut tapi melukai. Hangat tapi menggores. Peluh tak lagi jadi alasan. Terbayang di dalam pikiran yang teramaikan oleh gersang, terpungutlah sajak yang dulu pernah kubiarkan berlalu. Seperti berlaut ke suatu tempat yang bahkan hanya ada kala itu saja di benak. Tak selalu sepaham ini ingin segera kuakhiri.
            Setangkup harapan tak abadi memaksaku berjalan lagi. Namun belati kian banyak saja melukai. Gerogotan yang lain pun menghabisi bagian bahagia itu. Bak berselimut pilu keras yang menghancurkan secercah demi secercah sinar. Semua terbayang dengan mudah. Kan ku jumpakan ini dengan pengakhiran. Kan aku raih kilauan dalam kegelapan saat mataku tertutup.

Jumat, 03 Januari 2014

Halo masalah besar, aku punya Tuhan yang lebih besar dari kamu!

            Marissa adalah gadis kecil lugu yang selalu menggendong tas kumuhnya ke sekolah meskipun banyak orang mencaci di mukanya. Tak tanggung-tanggung, langkah mungilnya selalu tegas pergi ke arah yang hendak ia tuju. Semungil-mungilnya langkah Marissa, ia mampu masuk dunia luar yang mencolok mata hatinya, dan itu sangatlah  sakit.

            Senja pun tiba di perkampungan yang kini ia tak percaya bahwa tempat ia berpijak adalah sebuah perkampungan. “Jika perkampungan di sini sebagus ini, lalu kampungku dulu itu di sebut apa?” pertanyaan yang sampai sekarang belum terjawab dari seorang gadis mungil yang kini sudah beranjak remaja.

            Lambat laun, Marissa tumbuh besar diikuti dengan masalah yang setiap waktu menggerogoti pikirannya. Hidup yang tak layak bersama keluarganya hampir membuat harapannya satu demi satu terkikis. “Jangan pernah berpikir bahwa seseorang bisa hidup enak hanya karena tinggal di Ibu Kota sendiri.” Harapan tanpa usaha hanyalah omong kosong orang-orang pemalas.

            Masalah semakin menjadi-jadi. Marissa hampir putus sekolah. Orang tua Marissa telah salah membanting tulang mereka kepada pengusaha berdasi yang seenaknya sendiri memberi gaji, memotong gaji, dan menentukan jadwal libur. Kesepakatan di awal seolah terberguna dalam pelaksanaannya.


            Namun, meskipun banyak anak seusianya bahkan orang dewasa yang lupa akan suatu hal yang seharusnya selalu mereka ingat, Marissa lebih baik dari mereka. Marissa selalu ingat “Sebesar apapun masalah yang aku hadapi, Tuhanku lebih besar dari mereka. Tuhanku Maha Besar.” Dan ia pun tersenyum...

When you look at some photo and remember the story in it..

The water is still quiet even though we laugh too loud in the dream land
 

I just can look them from here. They too busy to worry about me. And they look small.


Smiling all the time just to show everyone if life is too beautiful to be sad.


You must remember that the wind can't takes our happiness..

I shouldn't linger here, while some people were looking and waiting for me. I'm so sorry..


While they focus on the camera, my mind focus on someone near me.


Camera can makes someone smile. But smile isn't always mean feel happy. You know.



Rabu, 01 Januari 2014

Selamat Tahun Baru 2014, masa lalu! ♥

Selamat pagi jiwa-jiwa yang penuh semangat menjalani kehidupan di tahun baru 2014 ini. Kamu tahu, tak ada kematian bagi kenangan. That’s right! Meskipun painful banget tetap masih teringat. The sweetest moment in 2013 apalagi, gak akan mudah dilupakan dan gak ada niat buat melupakan hal itu. Aku hanya ingin berbagi sedikit cerita di setiap bulan pada tahun 2013.

January: some memories begin.

Awal tahun 2013 mengantarkanku untuk menikmati bahagianya masa muda. Dan aku telah memutuskan hal yang sekarang telah kuakhiri.

February: I didn't remember the memories.

Satu bulan telah berlalu, dan kenangan pun mulai terajut indah meski akhirnya aku tahu akan hancur seperti sekarang.

March: Oh, I was forgetting some memories.


One day in March, the first time I made a birthday cake for someone. Aku membuat blackforest cake and it’s delicious. And it makes him so happy in his 18th birthday.

April: He came back to me.
I fell in love again with someone I’ve ever met.

May: My 17th birthday was in here.


Sebut saja yang satu ‘My new’ dan yang satunya ‘My past’. They gave me a present. A present which always I keep it carefully. Mereka harus tahu kalau aku sangat bahagia atas semua kejutan yang mereka berikan. Very thankful!

June: Even though I felt tired, I still can feel the happiness.


June is the busy month ever in 2013 I think. Rasanya sih gitu. Ada Pelantikan Penegak Laksana, Touring ke Dieng, dan masih banyak lagi. Dan di bulan ini aku melepaskannya pergi. Setelah kupikir aku merasa tidak nyaman lagi berada dekat dengannya dan something bad happened. But I can’t tell you, sorry. Haha. Oke forget it!

And in this month I got a beautiful memory. Dan kebahagiaan pun terajut berbeda kali ini. Iya, kebahagiaan.......

Oh, iya, hampir lupa. Di bulan inilah aku pertama kali tahu bahwa aku masuk jurusan yang tak pernah aku pikirkan bahwa aku bisa masuk ke dalamnya. Ternyata, kelalaian sekecil apapun bisa berdampak besar bahkan mengubah rencanamu, mengubah hidupmu.

July: Someone’s birthday.

Happy birthday to you, thanks for came back to me. Thanks for everything. You’re always going to mean something to me.

Dan terima kasih juga untuk seseorang yang memberiku kenangan indah. Yang pernah membuatku takut kehilangan bulan ini. Because after this month gone, you changed. :’)

August: The saddest month, I think.

I was crying for someone I like. He was hurting me deep enough. Dan tidak perlu ada yang dikhawatirkan lagi. Serta semua kenangan itu ku rasa hanya semu.

September: The most tiring month.


Bulan penuh latihan, melelahkan. Hati, pikiran, dan raga benar-benar butuh istirahat. Tapi jadwal setiap hari selalu padat. Rasanya selalu tercekik setiap hari. Dan terluka....

October: I saw someone smiled at me.


That smile brought some memories came back. Don’t you remember? You never leave my mind.

November: I gave a present to my best friend.


This month was his birthday and I gave him a present. I hope that he always here beside me as a best friend and hear my story again.

December: The last month in 2013

Sudah akhir tahun dan aku masih begini-begini saja. Oh, betapa menyedihkannya. Saatnya bangkit dan tersenyum bahagia! Terima kasih untuk seseorang yang kini telah kembali kugenggam. Terima kasih karena telah mempererat kedekatanku dengan Tuhan. Thanks for all who give me some memories, some lessons. I will always remember it. See you in 2014. Semoga doa kita dikabulkan oleh Tuhan. Semoga Tuhan semakin mencintai kita. Amin.