Yang kutulis bisa saja tentang kamu, dia, mereka, atau diriku sendiri. Ini tulisanku untuk aku.
Rabu, 25 Juni 2014
Selasa, 24 Juni 2014
Tentang Perpisahan [I]
Pertemuan tak pernah lepas dari perpisahan. Entah berapa lama waktu setelah pertemuan sebelum perpisahan tiba. Setelah pertemuan, ada yang hanya sekadar singgah dan ada pula yang menetap. Yang hanya sekadar singgah tak pernah mengambil waktu yang lama. Karena perpisahan selalu dekat dengannya. Tapi yang menetap juga akan bertemu perpisahan. Karena semua akan kembali kepada-Nya. Perpisahan tak melulu soal kesedihan. Tapi perpisahan bukan hal yang membahagiakan.
Bertahan Tanpa Alasan
Yang kupertahankan tak beralasan. Lalu untuk apa kulakukan? Menggenggam erat luka hanya membuatku semakin yakin bahwa rasa itu adalah sakit. Hingga aku berhenti dipuncak kegusaran. Melambaikan tangan, menyerah pada waktu. Tak bisa kutemukan jawaban atas pertanyaanku sendiri.
Tangan itu...
Dan tangan itu menggenggam erat tanganku. Lalu menggandengku ke tempat indah. Ia tertawa dan tersenyum bersamaku di tempat itu. Kami menghabiskan waktu bersama. Iya, seperti mimpi saja atau sebuah cerita yang kutulis sendiri.
Waktu
....terima kasih waktu yang mengajariku berlalu dari kegusaran itu. Sebab aku terlalu lama berkutat pada sesuatu yang selalu kuragukan.
Aku Pergi
Aku adalah nama yang kau selipkan dalam doamu
Iya, katamu begitu..
Aku adalah sosok dalam cerita yang kau buat sendiri
Yang selalu bertahan untukmu
Aku adalah sosok yang kau bodohi begitu lama
Hingga berkarat dan usang semua rasa
Menggenggam erat luka tak bisa selama iniIya, kamu adalah lukaku
Waktu mengajariku berlalu
Untuk yang terakhir kali aku percaya
Berlaluku kini tak akan lagi kembali
Karena aku benar-benar ingin pergi
Sebab tak ada lagi alasan tuk tinggal
Tinggal lebih lama dari yang kuharapkan
Aku pergi
Langganan:
Postingan (Atom)