Sabtu, 07 Desember 2013

Tak Semudah Itu

      


     Ya, itu keputusan kamu, mau lanjut, berhenti, atau berjalan dengan ragu-ragu. Tapi, kenyataannya kamu berjalan dengan ragu-ragu. Hal yang memberatkan kami. Lebih baik berhenti secepatnya, tinggalkan barisan ini. Daripada nanti kamu mengkhianati kami, sudah terlihat jelas dari raut wajah serta perilakumu.

      Aku sudah mempertahankan kamu begitu lama. Tapi kamu masih saja sama. Sepertinya memang benar, jika dari awal sudah ragu, untuk selajutnya pun akan begitu. Mana semangatmu? Mana niatmu? Buktikan! Jangan hanya dimulut! Jangan hanya dibelakangku kamu menangis dan berani mengeluhkan hal yang seharusnya kami keluhkan karena kamu.

      Kamu adalah bagian dari kami yang kini kurelakan untuk pergi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar